Parkir di Tanjung Anom Tembus Rp80 Juta, Bro Michael Dorong Jukir Digaji Rp 3Juta

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Bro Michael, dok Jatimupdate.id
Bro Michael, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota Komisi C DPRD Surabaya Josiah Michael atau yang akrab disapa Bro Michael mengusulkan parkir tepi jalan umum (TJU) di Surabaya dihapus. Sebagai gantinya, juru parkir (jukir) digaji Pemerintah Kota Surabaya hingga Rp3 juta per bulan.

Usulan itu muncul setelah penerapan parkir digital menggunakan gate di Jalan Tanjung Anom meningkatkan pendapatan Pemkot Surabaya. 

Dari sistem tersebut, pendapatan disebut mencapai sekitar Rp80 juta per bulan, sementara jukir memperoleh sekitar Rp2,3 juta per bulan.

“Jadi begini, dengan adanya parkir digital di Tanjung Anom itu kan pendapatan Pemkot naik ya, jadi Rp80 juta per bulan. Tentu hal yang menggembirakan, apalagi jukir dapat Rp2,3 juta,” kata Bro Michael, Rabu (24/9).

Menurut Bro Michael, peningkatan pendapatan tersebut perlu diikuti dengan jaminan kesejahteraan jukir. 

Ia mengusulkan parkir TJU dihapus dan para jukir kemudian digaji langsung oleh Pemkot Surabaya.

“Saya sudah bilang tadi, saya sampaikan parkir tepi jalan umum dihapuskan semua. Kesejahteraan jukir dijamin. Digaji setiap bulan oleh Pemkot, berapa? Ya bisa sampai Rp3 juta,” katanya.

Bro Michael mengatakan kebutuhan anggaran untuk menggaji seluruh jukir masih dapat dihitung dan disesuaikan dengan potensi pendapatan dari sistem parkir yang lebih terintegrasi.

“Kalau kita ngomong gaji Rp3 juta saja di atas yang di Tanjung Anom. Berapa kalau kita hitung satu Surabaya? Enggak sampai Rp90 miliar per tahun,” tegasnya.

Ia menilai skema tersebut dapat memberikan kepastian kesejahteraan bagi jukir sekaligus meningkatkan pendapatan pemerintah kota dan menekan potensi kebocoran penerimaan parkir.

“Kesejahteraan jukir terjamin, pendapatan pemerintah kota naik, tidak ada kebocoran parkir. Saya rasa ini solusi yang paling bagus,” demikian Josiah Michael. (Roy/mmt)