Catatan MAS AAS
Amanah Datang Menghampiri Orangnya Langsung
Boleh dibilang kegiatan penulis pada hari ini tadi cukup banyak: menulis beberapa tulisan opini untuk dikirim ke beberapa portal berita, tak lupa orderan saat bekerja sebagai tukang ojek online datang bertubi-tubi silih berganti menghampiri penulis susah untuk menolaknya.
Dan tentunya adalah mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi UAD beberapa hari ke depan! Benar-benar hari-hari yang penuh gairah dan beberapa dirasakan penuh misteri karena alami sebuah percepatan materi kurikulum hidup yang baru: sebuah mata kuliah kehidupan yang benar-benar baru! Baru dialami langsung baru juga untuk dikerjakan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Karena bila tidak akan cukup mengganggu keseimbangan dalam perjalanan hidup penulis!
Baca Juga: Ontran-ontran Bak Sinetron FTV: Sebuah Drama yang Terus Berlanjut
Nah, di sela-sela menjalani pekerjaan sebagai tukang ojek. Dua orang kolega penulis, satu dari Malang dan satunya lagi dari Surakarta, memberi kabar. Memberi kabar bahagia, menerima amanah baru, tak sempat penulis menanyakan detil amanah pekerjaan nya sebagai apa. Setahu penulis kedua kolega ini baik yang dari Malang dan satunya dari Surakarta keduanya berinisial DR DP, hanya satunya pria dan satunya wanita, keduanya sudah menjadi pejabat teras sebelumnya di fakultas masing-masing yang memiliki integritas: punya dedikasi dalam bekerja, bekerja dengan apa adanya, tanpa terjebak untuk berpikir sedikitpun "esok dapat apa!". Penulis sangat memahami track record keduanya.
Bisa jadi amanah yang baru, tepatnya tambahan amanah yang baru sebut saja begitu. Adalah sebuah penilaian kinerja organisasi yang dilakukan oleh kolega penulis tersebut dilakukan organisasi dan institusi kepada keduanya. Dan dampaknya muncul sebuah trust kepada kedua tokoh tersebut!
Dan sebagai rutinitas organisasi boleh jadi institusi melihatnya adalah sebuah kewajaran semata. Dapat amanah lagi.
Tidak perlu di persoalkan. Namun bisa jadi bagi manusia lainnya: sangat cepat sekali karirnya kedua kolega penulis tersebut melesat jauh terbang ke angkasa! Apalagi penulis nya tetap saja masih antusias menjadi ojek online!
"Selamat mas bro dan mbak bro. Kalian berdua memanglah orang hebat, tidak saja di mata teman, dan kolega Anda di sebuah fakultas dan di sebuah universitas tertentu!" Namun, perjalanan hidup Anda berdua senyatanya yang benar-benar luar biasa, dan waktu membuktikan bahwa Anda berdua sanggup melampaui nya di masa lalu.
Baca Juga: Urip Ayem Tentrem: Menikmati Gending Lawas di Emper Omah
Tanpa gelisah, protes, apalagi nggresulo kepada Gusti saat menerima kenyataan hidup yang acap kali tidak sejalan dan selaras kehendak Anda berdua. Sejarah dengan jelas mencatatnya dengan detil juga presisi. Siapa yang sanggup akan membantah itung-itungan dari kalkulator semesta! Sehingga menjadi wajar kalau lah di sebut demikian. Semesta kembali memberi kepercayaan kepada Anda berdua. Good luck!
Dan sore ini seorang tukang ojek online keliling. Di ijinkan oleh semesta mendengar, melihat, dan menyerap sebanyak-banyaknya bagaimana keagungan Allah SWT diperlihatkan kepada kedua penulis tersebut: dua orang anak manusia yang berlainan jenis dan sama-sama memiliki inisial DP satu dari UB dan satunya lagi dari UNS. Subhanallah Alhamdulillah Allahu Akbar!
"Jolali selalu mendekat kepada Sang Maha Cinta ya mas dan mbak bro, agar mendapat ridho-Nya selalu, agar dimudahkan lancarkan dalam menjalani amanah dalam tugas struktural organisasi di level yang lebih tinggi, amin yra!"
Tulisan ini dibuat penulis: sebagai bentuk dukungan dan rasa syukur kepada semesta: karena Anda berdua, di ijinkan oleh Zat Yang Maha Sayang, mengalami lompatan dalam hidup yang demikian cepat: tambahnya amanah, tambahnya kemampuan, dan tentu tambahnya rasa kesabaran untuk bekerja dengan sepenuh hati dengan spirit untuk selalu mengabdi kepada Ibu Pertiwi dilewatkan melalui institusi dimana Anda berdua bekerja sekarang.
Baca Juga: Inspirasi dari Kebaikan Kecil
Tidak ada yang kebetulan di dalam hidup ini!
Ganbatte selalu.
AAS, 11 Juli 2023
Taman Bungkul Surabaya
Editor : Yuris. T. Hidayat