Agar Jadi Ikon Pemkot, Padat Karya Harus Punya Roadmap yang Jelas
Surabaya,JatimUpdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fatkur Rohman menilai, padat karya merupakan program yang sangat bagus. Namun butuh roadmap yang jelas agar menjadi ikon Pemkot Surabaya.
Fatkur menjelaskan, roadmap itu harus menjadi kajian Litbang maupun Bapeda, agar semangat padat karya tidak cuma bertumpu pada lurah maupun camat, dalam menyalurkan keluarga miskin (gamis) untuk mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga: Cahyo Soroti Pengangguran Muda, Dorong UMKM Jadi Alternatif Kerja
"Kami ingin roadmap pengentasan kemiskinan dan pengangguran itu seperti apa?" kata Fatkur, Rabu (20/9).
Sebab, dengan roadmap yang bagus legislator PKS itu meyakini, program padat karya menguntungkan bagi gamis, utamanya dalam mengangkat taraf hidup mereka.
Baca Juga: Pengamat Ingatkan Pemkot: Abai Situs Sejarah Lemahkan Identitas Kota Pahlawan
Misalnya, gamis itu sebelum diterjunkan ke dunia usaha, diedukasi terlebih dahulu, melalui mapping, kelasterisasi, inkubasi dalam jangka 3 bulan. Sampai standarisasinya bagus.
"Ketika gamis dilepas ke dunia usaha, mereka betul-betul siap, bukan mentahan (tidak punya bekal). Jadi harus diedukasi lebih dulu." ujarnya.
Baca Juga: Harus Berdiri di Jalan Raya, Kos-kosan di Perkampungan Surabaya Berpotensi Gulung Tikar
Sekali lagi Fatkur menegaskan, roadmap pengentasan pengangguran dan kemiskinan harus dikaji oleh Bapeda maupun Litbang agar berbasis sistem.
"Sehingga siapapun nanti Bapeda nya lurah maupn camat nya, sistem itu tetap berjalan." demikian Fatkur Rohman. (roy)
Editor : Ibrahim