Surabaya,JatimUPdate.id - Jika ada pertanyaan tentang sebuah kota yang layak disebut menjadi takdir intelektual Sukarno, Surabaya mungkin adalah jawaban yang
Bung Karno
PA GMNI Jatim, Kongres Persatuan: Akhiri Perpecahan, Satu GMNI, Satu Indonesia
"Kami menyambut hangat inisiatif strategis dengan pembentukan Badan Pekerja Kongres Nasional XXII Tahun 2025. GMNI sebagai organisasi yang berideologi Marhaenis
Sinau Bareng Bung Karno, Pelajar SD Surabaya Telusuri Jejak Sejarah Kebangsaan
Surabaya,JatimUPdate.id - Puluhan Pelajar Sekolah Dasar di Kota Surabaya Sinau Bareng Bung Karno Arek Suroboyo dengan mengunjungi Rumah Kelahiran Bung Karno di
Bulan Bung Karno, Baktiono: Pemuda Harus Progresif dan Revolusioner
Surabaya,JatimUPdate.id - Momentum Juni 2025 atau yang dikenal Bulan Karno, Sekretaris PDI Perjuangan Surabaya, Baktiono mengenang kata bijak Bung Karno "Beri
Ziarah ke Makam Bung Karno, Pj. Gubernur Jatim Ajak Kuatkan Gotong Royong dan Persatuan
Blitar, JatimUPdate.id,- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono berziarah ke Makam Sang Proklamator Bung Karno di Kota Blitar, Selasa (11/6)
Sambut Ultah Bung Karno ke-123, Musisi Blitar dan Dispora Gelar Acara Musik Untuk Negeri
Sambut Ultah Bung Karno ke-123, Musisi Blitar dan Dispora Gelar Acara Musik Untuk Negeri
Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Destinasi Wisata Heritage Rumah Lahir Bung Karno
Sejarah Kota Pahlawan tidak bisa dilepaskan dari Bung Karno. Bung Karno dan Surabaya tidak bisa dipisahkan, seperti dua sisi mata uang Surabaya,
Bawa Spirit Bandung Sebanyak 33 Akademisi Dari 33 Negara Berziarah Ke Makam Bung Karno
rangkaian kegitan konferensi internasional Bandung-Belgrade-Havana in Global History and Perspective
Maknai Hari Pahlawan dengan Bangun Karakter Mau Memberi Yang Terbaik Bagi Bangsa Dan Negara
Nilai- nilai dan karakter kepahlawanan dan kebaikan harus dirawat, dipupuk dan dijaga oleh pendidikan yang berorientasi memajukan karakter bangsa.
Gubernur Khofifah: Bung Karno Teladan Umaro Yang Dekat Ulama
Blitar (JatimUpdate.id) -Dalam momet peringatan mengenang wafatnya Proklamator RI, Soekarno (Bung Karno). Puan Maharani (ketua DPR RI) menceritakan