Baca juga: Pemkab Dukung Kolaborasi LAZISNU dan Ritel Modern, Perkuat Pengelolaan Kotak Infaq di Sidoarjo
Sidoarjo, JatimUPdate.id - Perbaikan jalan berlubang di kawasan pintu keluar bus AKAP dan AKDP Terminal Bungurasih mulai dikerjakan sejak Minggu (1/3/2026).
Perbaikan dilakukan dengan metode pengecoran dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tujuh hari atau sebelum 7 Maret 2026.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari catatan Komisi V DPR RI saat kunjungan pada Senin (23/2/2026).
Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya, Verie Sugiharto, mengatakan perbaikan tersebut dikoordinasikan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Surabaya.
Menurut Verie, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sidoarjo serta Satlantas Polresta Sidoarjo untuk pengaturan arus lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
"Mulai Minggu sore pukul 15.00 WIB bagian jalan yang berlubang kami tutup total karena dicor, bukan diaspal. Target pengerjaan sekitar satu minggu, insyaallah sebelum tanggal 7 Maret sudah selesai," ujar Verie.
Penutupan dilakukan di ruas ujung pintu keluar bus AKAP-AKDP hingga depan Hotel Lumba-Lumba dan area halte Trans Jatim. Selama pekerjaan berlangsung, bus diminta tidak berhenti atau menaikkan penumpang di titik tersebut.
Baca juga: Bamsoet : Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Adalah Prajurit Sejati Penjaga Pancasila dan Konstitusi
Satlantas dan Dinas Perhubungan Sidoarjo telah melakukan sosialisasi sejak Sabtu (28/2/2026) kepada sopir dan penumpang agar proses naik-turun dilakukan di dalam terminal.
Namun pada Senin pagi, masih ditemukan bus yang melambat untuk menaikkan penumpang di luar area terminal, sehingga memicu kemacetan cukup panjang dari persimpangan 4 Gedangan hingga pintu keluar terminal.
"Kami siapkan petugas untuk memastikan bus tetap jalan dan penumpang naik dari dalam terminal," jelasnya.
Untuk layanan Trans Jatim, operasional tetap berjalan normal. Namun selama perbaikan, halte luar ditutup sementara dan penumpang koridor 1 dan 5 diarahkan naik dari Halte Bungurasih di dalam terminal.
Jika pengerjaan berjalan lancar, jalan di kawasan tersebut ditargetkan sudah kembali mulus sebelum masa mudik Lebaran. Verie berharap penumpang tetap menunggu di dalam terminal demi kelancaran lalu lintas sekaligus alasan keamanan.
Baca juga: Bupati Subandi Soroti Kualitas DAM Kedungpeluk, Minta Kontraktor Segera Perbaiki
"Harapannya penumpang tetap berada di dalam terminal agar lalu lintas lancar selama pengecoran. Selanjutnya pun seharusnya menunggu di dalam karena lebih aman. Jika menunggu di luar, selain rawan kriminalitas juga menyebabkan kemacetan," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan komitmen pihaknya untuk menampung aspirasi daerah dalam percepatan realisasi program pembangunan.
Menurut dia, Komisi V akan mendorong percepatan pembangunan di sejumlah sektor yang menjadi kewenangannya, seperti perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta pembangunan desa dan daerah tertinggal.
"Melalui forum rapat ini kami berharap kelas jalan baik kabupaten, provinsi, maupun nasional tidak ada yang berlubang lagi. Sebab, jika terjadi kecelakaan lalu lintas di area jalan kabupaten, yang bertanggung jawab adalah bupati atau wali kota, begitu juga provinsi dan nasional. Oleh sebab itu, melalui rapat koordinasi ini kita tampung aspirasi masyarakat mana saja yang perlu kita dukung," ujarnya saat kunjungan di terminal Bungurasih.(ih/roy)
Editor : Ibrahim