Karya Cerita Siswa FLS2N Bondowoso Akan Dibukukan, Kadisdik Tekankan Orisinalitas

Reporter : M Aris Effendi
Peserta mengikuti seleksi FLS2N SD/MI tingkat Kab. Bondowoso 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara Diknas Bondowoso, Jumat (8/5/2026). Karya cerita terbaik siswa rencananya akan dibukukan.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso berencana membukukan karya cerita terbaik siswa dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD/MI tahun 2026.

Baca juga: Ratusan Siswa SD/MI Bondowoso Ikuti Simulasi OSN 2026

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, saat membuka seleksi FLS2N tingkat kabupaten di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Bondowoso.

Menurut Taufan, karya-karya terbaik dari cabang lomba menulis cerita nantinya akan dikumpulkan dan diterbitkan melalui kerja sama dengan penerbit.

“Kami ingin karya anak-anak ini tidak berhenti di lomba saja, tetapi juga bisa menjadi karya literasi yang membanggakan,” ujarnya saat membuka acara, Jumat (8/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Taufan juga menegaskan pentingnya orisinalitas dalam berkarya. Ia mengingatkan peserta agar tidak melakukan plagiarisme maupun menyadur karya milik orang lain.

Baca juga: Paspor Pengurus atas nama Abdullah Puteh PB HMI Era Ketua Umum Akbar Tandjung

“Kami ingin melihat karya yang benar-benar lahir dari pemikiran dan kreativitas siswa sendiri,” tegasnya.

Ia menilai ajang FLS2N dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan, sekaligus membangun karakter dan kepercayaan diri sejak dini.

Selain mengasah kemampuan seni dan literasi, peserta juga didorong untuk terus menjaga etika dan sopan santun dalam proses belajar maupun berkompetisi.

Baca juga: Seleksi FLS2N SD/MI Bondowoso 2026 Resmi Dimulai, 7 Cabang Lomba Dipertandingkan

“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda. Tugas kita adalah membantu mereka menemukan dan mengembangkan bakat terbaiknya,” imbuh Taufan.

Sementara itu, seleksi FLS2N SD/MI tingkat Kabupaten Bondowoso tahun 2026 mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni gambar bercerita, menulis cerita, kriya, menyanyi solo, mendongeng, tari, dan pantomim.

Juara pertama dari masing-masing cabang nantinya akan mewakili Bondowoso pada seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru