Dukung Ekonomi Kreatif, Enny Minarsih Minta Pemkot Maksimalkan Pemerataan
Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Enny Minarsih, menyoroti langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.
Ia menegaskan pentingnya pemerataan ruang dan pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif di berbagai wilayah kota.
Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas
"Sebelumnya kan Pemkot sudah punya beberapa tempat seperti di Siola atau Jimerto. Tapi itu masih terbatas. Harus ada pemerataan ke semua kecamatan, biar potensi ekonomi kreatif di tiap wilayah lebih terasa," kata Enny, Selasa (4/2)
Enny juga menyinggung kampung-kampung tematik yang sudah berjalan, seperti kerja sama dengan KSH dan pengurus kampung untuk menonjolkan ciri khas masing-masing.
Kendati begitu, ia mengingatkan agar program ini tak hanya berhenti pada seremonial peresmian.
"Biasanya selesai launching ya sudah, dibiarkan begitu saja. Padahal, perlu pendampingan untuk menarik perhatian warga dan memastikan program ini terus berjalan," jelasnya.
Enny memaparkan, sektor ekonomi kreatif di Surabaya memiliki potensi besar, terutama dengan banyaknya mahasiswa dan komunitas yang kreatif.
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
"Surabaya punya peluang besar dengan 17 subsektor ekonomi kreatif, walaupun kuliner masih jadi yang dominan. Tapi subsektor lain, seperti seni atau desain, juga harus didorong," katanya.
Ia juga menekankan perlunya perhatian pada regulasi dan perlindungan bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk fasilitasi yang konkret dari Pemkot.
Maka dari itu, Enny berharap Pemkot Surabaya bisa lebih serius dalam mengembangkan sektor ini.
"Kemarin di Pansus sudah dibahas 44 pasal untuk melindungi pelaku ekonomi kreatif. Tapi itu harus benar-benar terimplementasi di lapangan, biar mereka merasa diakomodasi," imbuhnya. Pemerataan ruang, pembinaan, dan perlindungan jadi kunci supaya pelaku ekonomi kreatif bisa lebih optimal. Jangan setengah-setengah," demikian Enny Minarsih.
Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad mengatakan, Pemkot Surabaya juga akan mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di 31 kecamatan Surabaya.
Menurut Irvan, ekonomi kreatif akan menjadi simpul bagi para kreator di setiap kecamatan untuk menyalurkan ide-ide inovatif dan mengembangkan produk kreatif yang bernilai ekonomis.
"Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) merencanakan setiap kecamatan ada pengembangan ekonomi kreatif. Simpul kreatif ini diharapkan dapat membangun dan meningkatkan kegiatan bagi para pelaku ekonomi kreatif yang akan menghasilkan produk ekonomi kreatif yang bernilai ekonomis," katanya. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman