Dari Kurban ke Sembako: Ponpes Al Ishlah Bondowoso Tutup Idul Adha dengan Cinta Sosial

Reporter : -
Dari Kurban ke Sembako: Ponpes Al Ishlah Bondowoso Tutup Idul Adha dengan Cinta Sosial
Suasana ribuan warga terutama ibu-ibu yang membawa bingkisan pemberian Pondok Pesantren Al Islah Grujugan, Bonwowoso, pada Minggu pagi (08/06/2025). (foto Ponpes Al Islah For JatimUPdate.id)

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Setelah sukses menyelenggarakan penyembelihan 1.161 hewan kurban dan membagikan 25.000 paket daging, Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso kembali menunjukkan kepeduliannya.

Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Minggu pagi, (8/06/2025), pondok ini menutup rangkaian Idul Adha 1446 H dengan membagikan ribuan paket sembako dan perlengkapan sandang kepada masyarakat.

Sejak pukul 06.00 WIB, halaman Masjid Kembar Putri di kompleks pesantren sudah banyak warga berdatangan.

Mereka datang dari berbagai penjuru Bondowoso; ada yang berjalan kaki sambil membawa anak-anak, bahkan ada yang berangkat setelah subuh demi tiba lebih awal, meski pembagian baru dimulai pukul 07.00 WIB.

Pagi itu bukan sekadar waktu menunggu, melainkan potret harapan dan ungkapan rasa syukur yang menghangatkan hati.

Sebanyak 1.200 paket sembako, 600 kerudung, 300 mukena, dan 300 sarung disalurkan secara gratis.

Bantuan ini merupakan amanah dari komunitas Muslim di Singapura, yang setiap tahun mempercayakan distribusi amalnya melalui Ponpes Al Ishlah.

Kegiatan dibuka langsung oleh pimpinan pesantren, KH. Thoha Yusuf Zakariya. Abi Thoha, panggilan akrab KH. Thoha Yusuf Zakariya, mengajak masyarakat untuk mensyukuri setiap nikmat yang diterima serta mendoakan para donatur agar selalu diberi balasan terbaik.

Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

“Bantuan ini adalah amanah dari saudara-saudara Muslim di Singapura. Terima kasih kepada kaum Muslimin Muslimat di sana yang telah mendermakan hartanya untuk masyarakat Bondowoso. Mari kita syukuri dan doakan agar mereka selalu diberi keberkahan oleh Allah,” ucap Abi Thoha.

Warga menyambut kegiatan ini dengan hangat. Anita, ibu rumah tangga asal Maesan, mengaku bantuan ini sangat berarti.

“Terima kasih banyak untuk para donatur dari Singapura. Semoga rezekinya lancar dan selalu dilindungi Allah,” tuturnya sambil menenteng paket sembako.

Senada, Hafidi, warga Tlogosari, juga merasa terbantu. Meski harus menempuh perjalanan jauh, ia rutin datang setiap tahun.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu, apalagi harga kebutuhan pokok sekarang mahal. Semoga pondok dan para donatur Singapura selalu diberi keberkahan,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

Perwakilan dari komunitas Muslim Singapura turut hadir dan menyampaikan pesan harapan:

“Saya minta ridhonya dan terima kasih atas kerja samanya dari semua pihak, termasuk keluarga besar Ponpes Al Ishlah Bondowoso. Semoga Allah meridhai semua amal yang telah dilakukan ini.”

Dengan suasana yang tertib dan hangat, kegiatan selesai menjelang pukul 9 pagi. Tak hanya daging kurban, kini bantuan sandang dan pangan pun telah menyentuh ribuan warga.

Dari halaman pesantren yang luas ini, Pondok Pesantren Al Ishlah terus menggaungkan semangat berbagi yang tulus. Idul Adha bagi mereka bukan sekadar ritual, tetapi momentum menguatkan ukhuwah, menebar kebermanfaatan, dan menghadirkan makna bagi sesama. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat