Bondowoso Bersholawat, Festival Muharram Ditutup Penuh Haru di Alun-Alun RBA Ki Ronggo
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Lantunan sholawat menggema, menggetarkan langit Bondowoso pada Sabtu malam, 12 Juli 2025.
Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Ribuan warga dari berbagai pelosok memadati Alun-Alun RBA Ki Ronggo, larut dalam suasana khusyuk dan haru di penutupan Festival Muharram 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, secara resmi menutup gelaran yang berlangsung selama sepekan, sejak 6 hingga 12 Juli 2025. Dalam sambutannya, ia menyebut festival ini sebagai “mujahadah cinta” untuk Bondowoso yang lebih berkah.
“Ini bukan sekadar agenda rutin. Festival Muharram adalah ruang mujahadah bersama untuk membangkitkan nilai-nilai keislaman, mempererat kebersamaan, dan menggerakkan ekonomi lokal,” ungkap Wabup As’ad di hadapan para ulama, Forkopimda, dan ribuan warga yang hadir.
Penutupan festival dihadiri sejumlah tokoh agama, para masyayikh, serta jajaran Forkopimda. Tampak hadir KH Imam Barmawi Burhan, KH Asy’ari Fasya, KH Abd. Rahman Ilyas, Ketua DPRD H. Ahmad Dhafir, Sekda Dr. Fathur Rozi, serta pejabat daerah lainnya.
Sepanjang pelaksanaan festival, berbagai kegiatan digelar, mulai dari Pawai Obor, bazar UMKM di berbagai kecamatan, hingga puncak acara bersholawat. Menurut laporan panitia, total omzet dari transaksi UMKM selama festival mencapai sekitar Rp3 miliar (tiga miliar rupiah).
Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
“Angka itu bukan hanya nominal. Itu bukti nyata bahwa sinergi antara nilai keagamaan dan potensi ekonomi lokal bisa tumbuh harmonis dan saling menguatkan,” tambahnya.
Wabup As’ad juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun Bondowoso secara menyeluruh, baik dalam aspek infrastruktur fisik maupun nilai spiritual masyarakat.
“Kemajuan tanpa keberkahan hanyalah pencapaian semu. Dan kesejahteraan tanpa nilai kebaikan adalah sesuatu yang rapuh dan tak berkelanjutan,” tandasnya.
Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya
Penutupan festival ditandai dengan pernyataan resmi dari Wabup dan diiringi lantunan sholawat dari ribuan jamaah yang hadir.
“Dengan mengucap _Alhamdulillahi rabbil ‘alamin_, dan atas izin Allah SWT serta ridho para ulama dan seluruh hadirin, saya secara resmi menutup Festival Muharram 1447 Hijriah,” ucapnya, disambut gema sholawat yang membumbung ke langit Bondowoso.
Malam itu, Bondowoso tak sekadar bersholawat. Di tengah lantunan doa dan harapan, tercermin semangat membangun daerah dengan nilai, cinta, dan keberkahan. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat