Mahasiswa UNITRI Dampingi UMKM Mulyorejo Kelola Keuangan

Reporter : -
Mahasiswa UNITRI Dampingi UMKM Mulyorejo Kelola Keuangan
Unitri Malang dalam program pendampingan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mulyorejo, tepatnya di Dusun Kambal, Kamis (31/7/2025).

 

Malang, JatimUPdate.id – Mahasiswa Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, khususnya Kelompok 39, telah melaksanakan program pendampingan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mulyorejo, tepatnya di Dusun Kambal, Kamis (31/7/2025)

Baca Juga: Naikkan Kualitas Pembelajaran Matematika, Mahasiswa UNITRI Kenalkan Kincir Perkalian Papan Pecaha

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen usaha dan daya saing produk lokal di wilayah pedesaan.

Salah satu fokus utama dari kegiatan ini adalah membantu pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan secara manual.

Aning Yastutik, yang menjabat sebagai Ketua UMKM di Dusun Kambal, menjadi sasaran pendampingan ini. Beliau mengelola berbagai jenis usaha produksi olahan makanan ringan, seperti keripik tempe, keripik seledri, keripik bayam, keripik usus, keripik pisang, dan keripik pare.

Usaha ini telah beroperasi sejak 2011 dan memiliki potensi besar untuk berkembang jika didukung dengan pencatatan keuangan yang baik dan terstruktur.

Selama proses pendampingan, mahasiswa memberikan pelatihan dasar mengenai pentingnya pencatatan keuangan dalam sebuah usaha.

Mereka menjelaskan manfaat yang dapat diperoleh, seperti pengambilan keputusan yang lebih baik, perhitungan keuntungan dan kerugian, serta kemudahan akses permodalan di masa depan.

Tim PMT Kelompok 39 juga membantu menyusun format laporan keuangan sederhana yang dapat digunakan secara konsisten oleh Ibu Aning dan pelaku usaha lainnya, termasuk buku kas harian dan pencatatan penjualan.

Baca Juga: Pastikan Kelancaran Transaksi 2026, BNI Wilayah 18 Malang Siagakan Layanan Operasional Terbatas

Aning Yastutik menyambut baik kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pencatatan keuangan belum dilakukan secara rinci karena keterbatasan waktu dan pemahaman mengenai sistem pembukuan.

“Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa PMT Unitri, saya merasa terbantu dan termotivasi untuk mulai menerapkan sistem pencatatan yang lebih baik demi kelangsungan dan perkembangan usaha saya,” ujarnya.

Program pendampingan ini tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi awal dari peningkatan kapasitas UMKM di Desa Mulyorejo secara berkelanjutan, serta membentuk sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga: Cahyo Soroti Pengangguran Muda, Dorong UMKM Jadi Alternatif Kerja

Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa PMT Unitri Kelompok 39 berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Mereka ingin mendorong pelaku UMKM lainnya untuk mulai menerapkan sistem manajemen usaha yang lebih tertata dan profesional.

Kegiatan pendampingan oleh mahasiswa Unitri di Desa Mulyorejo adalah contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung pada pengembangan ekonomi lokal.

Dengan dukungan yang tepat, pelaku UMKM di desa-desa dapat meningkatkan daya saing mereka dan berkontribusi lebih besar dalam perekonomian daerah. (dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat