UB Sabet Gold Award Dari ASRRAT, Kali Ke-4 Secara Berturut-Turut 

Reporter : -
UB Sabet Gold Award Dari ASRRAT, Kali Ke-4 Secara Berturut-Turut 
Wakil Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Andi Kurniawan mewakili institusinya menerima Gold Rating pada Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) pada 2025, untuk yg ke 4 kalinya, berturut-turut. (Foto Humas UB for JatimUPdate.id)

 

Bali, JatimUPdate.id - Universitas Brawijaya pantas diacungi jempol dan Istimewa yang luar biasa, pasalnya salah satu Universitas terbesar di Indonesia tersebut telah mampu mempertahankan perolehan Gold Rating pada Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) pada 2025, untuk yg ke 4 kalinya, berturut-turut.

Baca Juga: Epistemologi Pulang dan Akar yang Menghidupi

Dalam event penerimaan penghargaan bergengsi ini, Wakil Rekor IV Universitas Brawijaya.

Prof.Andi Kurniawan yang diwakili oleh Direktur Kerjasama (DK), yang berlangdung di Westin Nusa Dua Bali pada 28 November 2025.

Kabar ini sangat membanggakan sekaligus memberi rasa optimis sivitas khususnya bagi warga UB dan Masyarakat Indonesia Umumnya, dikala banyaknya Lembaga public krisis kepercayaan dunia International.

Dan pada kondisi seperti ini justru UB sebagai Lembaga Publik malah mendapatkan penilaian dan Apreasi penghargaan dari dunia International.

Melalui penghargaan Gold Rating Award ini, Universitas Brawijaya (UB) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang akuntabel dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Assurance Engagement AA1000AS terhadap Sustainability Report (SR) tahun pelaporan 2025.

AA1000 adalah standard assuran yang berpusat di London, UK digunakan untuk Proses pelaksanaan Assurance Laporan Sustainabilitas UB.

Menurut salah seorang Assesor Prof. Intan sebagai Ketua Pelaksana menegaskan bahwa pelaksanaan Assurance ini bukan sekadar bentuk verifikasi teknis, namun sebagai Bentuk komitmen penerima Gold rating Award ini dan sekaligus sebagai deklarasi strategis UB dalam memastikan bahwa laporan keberlanjutan yang diterbitkan benar-benar kredibel, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pemangku kepentingan.

Empat tahun berturut-turut (2022, 2023, 2024 dan 2025) melalui proses Assurance AA1000, UB memperoleh GOLD RATING AWARD pada apresiasi ASRRAT (Asia Sustainability Reporting Rating).

Event Penyerahan Penghargaan appresiasi tahun 2025 ini di selenggarakan di Nusa Dua Bali, 28 Nopember 2025.

Apreasi penghargaan Gold Rating Award dari ASRRAT bagi UB ini merupakan Bentuk komitment pada assurance ini karena penilaian ini mengacu pada standar internasional AA1000 Assurance Standard, bukan hanya soal audit laporan, namun juga membangun akuntabilitas dan transparansi secara g Melalui proses ini, UB berkomitmen dan memastikan bahwa setiap klaim keberlanjutan dalam laporan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, etis, dan sosial.

Proses tahapan penelaiani yang mencakup pengiriman laporan SR UB, review dokumen oleh tim ahli internasional, hingga penerbitan Assurance Report AA1000 yang diakui secara global.

Assurance ini akan menilai pelaporan UB berdasarkan empat prinsip utama AA1000, yang meliputi pertama prinsip inklusivitas – memastikan bahwa UB melalui Sustainability Report melibatan multi pemangku kepentingan, dari sivitas akademika hingga pihak eksternal, dalam proses pelaksanaan program keberlanjutan.

Baca Juga: Syahda Guruh Langkah Samudera, Inspirasi Alumni UB Menjaga Marwah Bangsa

Kedua, prinsip materialitas – mengidentifikasi isu-isu penting yang paling berdampak terhadap keberlanjutan kampus; Ketiga, prinsip Responsivitas – menilai sejauh mana UB merespons isu keberlanjutan melalui kebijakan, program, dan komunikasi publik; dan ke empat, prinsip Dampak (Impact) – mengukur efek nyata dari aktivitas UB terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola kampus itu sendiri.

ASRRAT merupakan sistem penilaian/peringkat laporan keberlanjutan (sustainability report) untuk Perusahaan,organisasi, Lembaga.

Peserta ASRRAT bukan hanya perusahaan publik, tetapi bisa juga perusahaan non-terdaftar dan organisasi non-pemerintah — artinya sistem ini membuka ruang luas bagi berbagai jenis entitas untuk melaporkan keberlanjutan.

Hasil penilaian masuk dalam peringkat seperti “ Gold, Silver, Bronze — tergantung pada seberapa baik laporan memenuhi kriteria pelaporan yang didasarkan pada standar seperti Global Reporting Initiative (GRI) dan aspek triple bottom line (lingkungan, sosial, ekonomi).

Sistem penilaian ASRRAT ini bisa dijadikan indikator seberapa serius perusahaan/organisasi ) dalam menyusun laporan keberlanjutan.

ASRRAT adalah alat penting dan berharga — ia memberikan kerangka, standar, dan insentif untuk transparansi dan pelaporan keberlanjutan perusahaan dan organisaasi serta Lembaga di Asia dan dunia global.

ASRRAT bukan sekadar penghargaan — tetapi alat internasional untuk menilai kualitas Sustainability Report lembaga. Apreasiasi ini bagi Perguruan Tinggi, manfaatnya sangat strategis. Tim Penilaian ASRRAT ini dilakukan oleh TIM Sustainability Report (SR) dan Tim Assurance Engagement AA1000.

Baca Juga: RSUB Resmikan Pusat Penyakit Infeksi Melalui Program Global Gateway

AA1000 adalah standar jaminan (assurance standard) internasional, khususnya AA1000 Assurance Standard (AA1000AS), yang digunakan untuk mengaudit atau memverifikasi Laporan Keberlanjutan (SR) suatu organisasi.

Sedangkan Assurance Engagement ini merupakan proses penilaian independen untuk memastikan bahwa informasi yang dilaporkan dalam SR bersifat kredibel, transparan, dan akuntabel.

Universitas Brawijaya selama ini diketahui menggunakan standar Assurance AA1000 untuk memastikan Laporan Keberlanjutannya dapat dipertanggungjawabkan secara global.

Penghargaan Gold Award ASRRAT ini menjadi bukti bahwa kampus UB mempraktikkan good governance, keberlanjutan, dan transparansi, mendorong peningkatan ranking global berbasis sustainability, mendukung pencapaian SDGs, memperkuat Daya Saing dalam Kerjasama Internasional,sekaligus menjadi bukti kepercayaan Internatonal.

Hasil dari AA1000 Assurance Report ini tidak hanya akan digunakan sebagai bukti akuntabilitas UB, tetapi juga sebagai umpan balik untuk memperkuat praktik tata kelola dan pengambilan keputusan berbasis keberlanjutan.

Melalui proses ini, UB berharap mampu meningkatkan kepercayaan publik dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. BRAVO GUB UB. (fiq/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat