Pemkab Sidoarjo Targetkan Perbaikan 25 Ruas Jalan Rampung Sebelum Lebaran
Sidoarjo, JatimUPdate.id - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat perbaikan jalan rusak di sejumlah wilayah guna menjaga mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman, terutama menjelang Lebaran 2026.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), perbaikan jalan dilakukan secara bertahap di berbagai ruas. Pada 4 Februari 2026, sebanyak 16 ruas jalan diperbaiki secara bersamaan.
Selanjutnya, pada 19 Februari 2026, perbaikan dilanjutkan pada 25 ruas jalan yang masuk dalam daftar pekerjaan PUBMSDA serta Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).
Bupati Sidoarjo, Subandi, meminta seluruh camat bekerja sama dengan Dinas PUBMSDA untuk menuntaskan perbaikan jalan yang masih rusak. Ia menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Saya selalu meminta agar PU bersama camat memaksimalkan sisa waktu sebelum Lebaran untuk menuntaskan perbaikan 25 ruas jalan, termasuk yang belum masuk daftar,” kata Subandi di ruang kerjanya, Jumat (13/3/2026).
Subandi menegaskan bahwa masyarakat menginginkan jalan rusak segera diperbaiki. Menurutnya, jalan berlubang yang dibiarkan terlalu lama dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Karena itu, ia meminta para camat bersama jajaran PUBMSDA turun langsung ke lapangan untuk mempercepat perbaikan. Selain itu, pelaksanaan program PIWK juga diminta dimaksimalkan dengan memprioritaskan ruas jalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.
“Ayo kerja bareng-bareng antara camat dan PU. Kita harus bekerja maksimal agar perbaikan jalan, baik melalui kegiatan PU maupun program PIWK, selesai tepat waktu,” ujarnya.
Selain percepatan perbaikan, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui penyusunan master plan perbaikan jalan yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Melalui rencana tersebut, pemerintah daerah akan memetakan seluruh ruas jalan secara detail untuk menentukan prioritas penanganan, baik melalui betonisasi, pelapisan ulang (overlay), maupun perawatan rutin.
“Kalau master plan sudah berjalan, tidak ada lagi pekerjaan tambal sulam. Jalan yang diperbaiki harus benar-benar kuat dan tidak cepat rusak kembali,” kata Subandi.
Dalam proses pemetaan, Pemkab Sidoarjo juga akan memanfaatkan teknologi drone untuk mengetahui kondisi jalan secara lebih akurat. Selain itu, analisis struktur jalan dan perhitungan beban kendaraan yang melintas juga akan dilakukan.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo, Moh. Mahmud, mengatakan pihaknya tidak hanya menambal kerusakan, tetapi juga meningkatkan kualitas konstruksi jalan agar lebih kuat dan tahan lama.
Beberapa ruas jalan yang akan dibeton antara lain Krian (RPH)–Kemangsen, Kebonagung–Tambak Kemerakan, Kedungturi–Kedungturi, Gedangan–Betro, Tambakcemandi–Tambakoso, Blurukidul (Lingkar Timur)–Sidoklumpuk, serta Ngaban–Kedungbanteng di depan SMP 2 Tanggulangin.
Program betonisasi tersebut juga dilengkapi dengan penataan drainase melalui pembangunan saluran U-Ditch agar aliran air lebih lancar dan tidak menggenangi badan jalan yang dapat mempercepat kerusakan.
Mahmud berharap program betonisasi dan perbaikan drainase ini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Harapannya, dengan betonisasi dan perbaikan drainase, kualitas jalan di Sidoarjo lebih kuat dan tahan lama sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan perekonomian daerah,” pungkasnya.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat