Pimpinan DPRD: Utang Rp885 M Bukti Eri Cahyadi Ogah Membangun Surabaya Secara 'Auto Pilot'

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Arif Fathoni, dok Jatimupdate.id
Arif Fathoni, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Pimpinan DPRD Surabaya Arif Fathoni menegaskan, utang Pemkot Surabaya Pemkot ke PT SMI sebesar Rp885,85 M menunjukkan Wali Kota Eri Cahyadi ingin membangun kota Pahlawan tidak auto pilot. 

Sebab, Jika Eri Cahyadi ingin membangun Surabaya auto pilot pembangunan berjalan sesuai ketersediaan anggaran 

"Jadi yang harus diketahui oleh publik itu, sebenarnya di tengah ruang fiskal yang sempit begini, kalau wali kota ini hanya menjalankan pemerintahan dengan autopilot, maka wali kota akan membangun seadanya, sesuai dengan kecukupan anggarannya," tutur Fathoni, Senin (4/4).

Fathoni menegaskan utang tersebut merupakan komitmen Eri Cahyadi untuk membangun Surabaya lebih maju.

Sebab Eri kata Fathoni, Eri Cahyadi optimis utang tersebut dapat dilunasi dalam jangka lima tahun. 

"Maka dia (Eri Cahyadi) mengupayakan pembiayaan alternatif," terang Fathoni.

Fathoni memaparkan, jika pembangunan proyek strategis (JLLB) tidak dimulai sekarang akan mengalami kenaikan bahan baku proyek.

Fathoni juga menyebut bunga 5,7 persen PT SMI yang berlaku flat sangat memudahkan Pemkot melakukan cicilan.

Sebab tambah Fathoni proyek strategis tersebut akan memberikan nilai tambah bagi kota Surabaya.

"Pembangunannya sekarang, tahun depannya baru nyicil," papar Fathoni.

Dari sudut pandangnya, JLLB tersebut akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, juga serapan tenaga kerja. 

Selain itu tambah Fathoni pemkot juga akan mendapatkan biaya kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP).

"NJOP kan pasti naik karena kawasan itu akan ramai," sergah Fathoni.

Maka dari itu, Fathoni menekankan proyek JLLB tersebut perlu pengawasan agar tidak ada fraud dalam pelaksanaannya.

"Saya yakin masyarakat melakukan pengawasan," beber Fathoni. (Roy)