MMAC Bersama Universitas Brawijaya dan VSLab Dorong Ruang Eksperimen Media Art Berbasis Komunitas
Malang, JatimUPdate.id — Malang Media Art Community (MMAC) bersama Universitas Brawijaya dan PT Vibrant Spatial Lab (VSLab) menggelar aktivitas eksplorasi media art di lingkungan kampus Universitas Brawijaya sebagai bagian dari pengembangan ekosistem media art dan penguatan SDM kreatif di Kota Malang.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai eksplorasi projection mapping, visual experiment, dan aktivasi ruang kampus melalui pendekatan seni dan teknologi.
Berbeda dengan format event seremonial, aktivitas ini lebih difokuskan sebagai ruang belajar, riset, dan eksperimen terbuka bagi anggota komunitas, mahasiswa, dan pelaku media art yang sedang berkembang.
Danar Tri Yudistira selaku perwakilan MMAC menyampaikan bahwa ruang-ruang seperti ini penting untuk membangun kultur eksplorasi dalam ekosistem media art.
“Pengembangan SDM seperti ini justru tidak harus selalu dalam bentuk ceremonial. Teman-teman komunitas yang masih belajar perlu ruang tanpa tekanan klien agar bisa bebas bereksperimen, mencoba kemungkinan baru, dan menemukan pendekatan baru dalam media art,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, fasilitas projector dan dukungan teknologi disupport oleh PT Vibrant Spatial Lab (VSLab), partner strategis Universitas Brawijaya dalam pengembangan teknologi visual, immersive experience, dan media art berbasis riset.
Faizol Hakam selaku Co-Founder VSLab yang juga merupakan anggota MMAC menjelaskan bahwa pengembangan media art di daerah perlu mulai memikirkan aspek kemandirian teknologi dan riset secara jangka panjang.
“Ekosistem media art tidak cukup hanya bergantung pada event atau penggunaan teknologi dari luar. Kita perlu mulai membangun kemampuan R&D sendiri agar komunitas memiliki kemandirian dalam pengembangan teknologi, sistem visual, dan eksperimen kreatif,” jelasnya.
Aktivasi ini juga menjadi bagian dari pendekatan media art sebagai kampanye Green Campus Universitas Brawijaya. Area kampus sengaja dibuat lebih minim cahaya dan direspons menggunakan projection mapping sebagai medium visual, menghadirkan pengalaman ruang yang berbeda tanpa bergantung pada konsumsi pencahayaan konvensional secara berlebihan.
Melalui pendekatan tersebut, ruang kampus dihadirkan bukan hanya sebagai fasilitas akademik, tetapi juga sebagai laboratorium terbuka untuk eksplorasi seni, teknologi, dan pengalaman ruang berbasis media art.
Kolaborasi antara MMAC, Universitas Brawijaya, dan VSLab diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem media art yang lebih aktif, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Malang sebagai bagian dari perkembangan City of Media Arts. (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat