DLH Surabaya Lakukan Peremajaan Armada Sampah Enam Kontainer Baru Disiagakan

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Armada Sampah DLH Surabaya, dok istimewa
Armada Sampah DLH Surabaya, dok istimewa

Surabaya,JatimUPdate.id - Kabid Kebersihan dan Pemberdayaan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Wasis Sutikno mengatakan pihaknya terus melakukan optimalisasi operasional armada pengangkut sampah.

Ia menjelaskan, optimalisasi itu dilakukan pada 170 armada melalui perawatan dan kedisiplinan operasional karena layak jalan.

"Perawatan dan kedisiplinan operasional menjadi fokus utama pembenahan tahun ini," katanya, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, kondisi kendaraan operasional saat ini cukup bervariasi, dari armada baru hingga unit lama. 

Ia menyebut dari total armada pengangkut sampah, sebanyak 104 unit difokuskan untuk pengangkutan dari TPS.

Kendaraan tersebut terdiri dari compactor dan truk amroll, dan 60 hingga 70 dump truck.

"Difungsikan untuk kegiatan kerja bakti, penanganan sampah liar, serta pembersihan sampah hayati di wilayah Surabaya." terang Wasis.

Wasis memaparkan salah satu pemicu utama kerusakan berat pada unit kendaraan faktor kelalaian pengemudi (human error). 

Pun kurangnya kepedulian oknum sopir dalam mengecek kondisi dasar kendaraan.

Misalnya oli, radiator, menurutnya itu sering kali mengakibatkan kerusakan berat hingga harus overhaul.

"Kerusakan parah biasanya terjadi karena kelalaian sopir yang tidak mengecek oli atau radiator. Jika sudah sampai overhaul, proses perbaikannya tentu memakan waktu lebih lama," ujar Wasis.

Selain itu, tingginya beban kerja lapangan juga respons aduan masyarakat (hotline) cepat kerap membuat jadwal perawatan rutin terabaikan.

Menurutnya sopir sering mendahulukan tugas lapangan ketimbang memasukkan armada ke bengkel sesuai jadwal servis berkala.

Ia menegaskan peremajaan dan perbaikan dilakukan secara bertahap. Sebab anggaran perawatan sempat teralokasi untuk penanganan serangan pandemi Covid-19.

"Tahun ini mulai meremajakan dan memperbaiki sarana penunjang: pengadaan kontainer baru. Sebanyak 6 unit kontainer baru telah disiagakan untuk menggantikan kontainer TPS yang rusak parah atau berlubang. Perbaikan mandiri oleh tim teknis internal secara rutin memperbaiki sekitar 10 unit kontainer rusak setiap harinya dengan mengganti plat-plat besi yang keropos. " papar Wasis.

Maka dari itu, ke depan pihaknya menekankan pentingnya kedisiplinan seluruh pengemudi, dan mematuhi jadwal perawatan berkala ATPM. 

Selain itu, ia meminta para sopir tidak memaksakan armada yang sudah waktunya masuk servis.

"Harapan kita ke depan, jika sudah waktunya servis ya harus off sementara untuk perbaikan. Lebih baik istirahat sebentar agar kondisi kendaraan tetap fit, daripada dipaksakan lalu rusak parah yang akhirnya malah memakan waktu perbaikan lebih lama," pungkasnya. (*)