Bahan Baku PDAM Tercemar, Jasa Tirta Sebut Terdampak Limbah Industri 

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Milfan Rantawi, dok Jatimupdate.id
Milfan Rantawi, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id - Direktur Operasional di Perum Jasa Tirta I, Milfan Rantawi, buka suara terkait air PDAM yang berbau, keruh, dan berbusa di sejumlah wilayah kota Pahlawan.

Ia menegaskan bahan baku PDAM yang tercemar tersebut karena terdampak salah satu limbah industri.

"Ya, jadi itu ada satu industri yang mengeluarkan limbah, jadi mencemari sungai," kata Milfan, di kawasan Yos Sudarso, Rabu (9/9).

Milfan menjelaskan untuk memastikan tingkat pencemaran, perusahaan telah melakukan langkah konkret. 

Salah satunya monitoring dengan mengambil sampel air yang diuji di laboratorium.

"Kita punya alat monitoring. Monitoring itu setiap 1 jam, tercemar berat, ringan, sedang. Nah, detailnya tercemarnya akibat apa, itu diambil sampel airnya, uji di laboratorium," papar Milfan.

Dari hasil uji laboratorium itu, Jasa Tirta memastikan sungai di Surabaya terdampak limbah busa yang melimpah.

Sehingga Jasa Tirta melakukan pengelontoran air berkoordinasi dengan Perumda Surya Sembada.

"Di bawah situ kan ada beberapa intake milik Surya Sembada. Kita koordinasi melakukan penggelontoran, pengenceran air. Jadi kita lepas dari atas tuh dari Desa Mlirip ya?" tutur Milfan.

Ia memaparkan penggelontoran air tersebut dilakukan selama dua hari dengan menghabiskan 25 meter kubik per detik.

Ia menyebut cara itu dilakukan agar air yang sebelumnya keruh dan berbusa kembali bagus, dan tidak meresahkan pelanggan PDAM. 

"Cuma kalau kita sering lepas air seperti itu kan alokasinya untuk yang lain, irigasi. Jadi memang itu hanya kita lakukan kalau force majeure," beber Milfan Rantawi. (Roy/mmt).