Surabaya, 4 Agustus 2026
Paramadina: Menyelaraskan Peta Jalan AFEBSI Menuju Kedaulatan SDM Nusantara
Oleh : Dr. Agus Andi Subroto, STP., M.M.
Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis ITB Yadika Pasuruan
Ketua umum DPD Afebsi Jawa Timur, Wasekjen IDEI (Ikatan Doktor Ekonomi Indonesia)
Surabaya, JatimUPdate.id - Selasa siang ini, 4 Agustus 2026, sebuah simpul kekuatan intelektual berpusat di Gedung Yusuf Kalla, Universitas Paramadina, Jakarta.
Di bawah naungan atap kebijaksanaan ini, para pimpinan fakultas ekonomi berkumpul untuk satu tujuan mulia: mematangkan langkah menuju Kongres Perdana AFEBSI yang akan diselenggarakan pada 13–15 Oktober 2026 di Hotel Peninsula, Jakarta.
Melalui koordinasi jernih dari Sekretaris Jenderal DPN AFEBSI, Ibu Dr. Hj. Evi Noviati, S.E., MBA., sebanyak 27 pimpinan telah mengonfirmasi hadir dalam Rapat Steering Committee (SC) siang ini. Angka 27 ini bagi saya adalah simbol Kelimpahan Kapasitas.
Mereka adalah para penggerak utama yang sedang menjalankan misi strategis AFEBSI: memfasilitasi peningkatan mutu institusi dan daya saing global pendidikan ekonomi swasta di Indonesia.
Mengapa rapat hari ini dan Kongres Peninsula nanti menjadi titik balik bagi pembangunan SDM Nusantara?
Berdasarkan visi besar AFEBSI, kita tidak hanya mencetak lulusan yang mahir secara manajerial, tetapi manusia-manusia unggul yang memiliki karakter kedaulatan. Inilah esensi dari SDM Nusantara—intelektual yang kompetitif di kancah dunia, namun tetap selaras dengan akar budaya dan jati diri bangsa.
Gedung Yusuf Kalla, yang namanya abadi sebagai simbol perdamaian dan ketangkasan diplomasi, menjadi saksi bahwa AFEBSI sedang menempuh jalan Penyelarasan Frekuensi untuk memastikan 365 kampus anggota yang terundang menghadiri Kongres AFEBSI bergerak serentak mewujudkan kemakmuran Indonesia.
Tugas Steering Committee siang nanti adalah tugas seorang Arsitek. Kita sedang merancang panggung bagi ratusan perguruan tinggi untuk bersinergi, bukan berkompetisi.
Meminjam perspektif Karl E. Weick melalui teori sensemaking, sebuah organisasi akan melompat maju jika anggotanya mampu membangun pemahaman bersama (shared meaning).
Rapat di Paramadina hari ini adalah "rahim" tempat masa depan pendidikan ekonomi kita dikandung, sebelum nantinya dilahirkan secara megah di Peninsula pada Oktober mendatang.
Dari Jawa Timur, batin saya ikut Mangayubagyo—menghaturkan sembah bakti dan doa dukungan penuh bagi rekan-rekan sejawat yang sedang bersidang. Saya menetapkan sebuah keyakinan: setiap butir pemikiran yang lahir siang nanti adalah manifestasi nyata dari komitmen kita untuk melahirkan generasi penggerak peradaban.
Palu rapat mungkin baru akan diketukkan pukul 12:00 WIB nanti, namun di alam batin, kesuksesan Kongres 13–15 Oktober mendatang sudah Lunas dipersiapkan hari ini di Paramadina. Sebab, ketika visi "Keunggulan Mutu" AFEBSI bersatu dengan spirit "Keselarasan Nusantara", maka seluruh elemen semesta wajib membukakan jalannya.
Selamat bersidang, para arsitek peradaban. Mari kita wujudkan kemuliaan manusia Indonesia, dimulai dari kejernihan niat di Paramadina hari ini.
Editor : Redaksi