Ditjen PRL Kementerian Kelautan dan Perikanan Gelar Forum Konsultasi Publik

Tinjau Ulang Standar Pelayanan Kesesuian Kegiatan Pemanfaat Ruang Laut

avatar Nasirudin
  • URL berhasil dicopy
Forum Konsultasi Publik Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) di Malang pada Senin (19/02/2024).
Forum Konsultasi Publik Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) di Malang pada Senin (19/02/2024).

Malang, JatimUPdate.id,- Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Planologi Ruang Laut, Dyah Erowati membuka secara langsung Forum Konsultasi Publik Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) di The Shalimar Boutique Hotel, Malang pada Senin (19/02/2024).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil asistensi pelayanan publik KKPRL lingkup Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada Februari 2024. Forum Konsultasi Publik (FKP) ini diselenggarakan dengan maksud untuk menghimpun saran dan masukan dari berbagai unsur masyarakat antara lain pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, pengguna layanan, serta media massa guna meninjau ulang Standar Pelayanan KKPRL.

Turut hadir pula dalam kegiatan ini, Muhammad Yusuf selaku Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kebijakan dan Program Prioritas KKP, Inspektur III, Inspektorat Jenderal KKP Wahjudi Poerwanto, Wahyu selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur.  Selain itu, Dr. Moh Said, S.AP., M.AP,. Dr. Ima Mayasari, SH., MH., Dr. Radian Salman, SH., LL.M dari kalangan akademisi/perguruan tinggi yang turut memberi tanggapan terhadap peninjauan ulang Standar Pelayanan KKPRL yang dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka bersama peserta FKP.

Salah satu perwakilan pengguna layanan mengatakan agar KKP membuat skala prioritas dalam pemecahan masalah terkait sumberdaya, sistem dan teknologi  dalam proses perizinan KKPRL. Menanggapi usulan dari beberapa pengguna layanan, pada forum ini telah mengidentifikasi 5 masalah yang disertai dengan usulan rekomendasi perbaikan yang akan diselesaikan dalam jangka waktu pendek sampai dengan menengah yang dimasukan ke dalam berita acara dan tandatangani pihak terkait.

“Semoga nanti kedepan forum-forum seperti ini masih bisa kita lanjutkan sehingga komunikasi dan saling pengertian juga terus terjalin diatara pelaku usaha dan KKP” kata Dyah Erowati, saat menutupan kegiatan. (NT)