Pendobrak Kutukan Partai Golkar, Agoeng Prasodjo: Saya Tidak Pakai Konsultan

Reporter : -
Pendobrak Kutukan Partai Golkar, Agoeng Prasodjo: Saya Tidak Pakai Konsultan
Agoeng Prasodjo, foto Instagram

Surabaya,JatimUPdate.id -  Politisi Partai Golkar Surabaya Agoeng Prasodjo disebut sebagai pendobarak atau pemutus kutukan Partai Golkar Surabaya pada Pemilu 2024.

Pasalnya sejak Reformasi 1998 belum pernah anggota dewan dari Partai Golkar di Surabaya terpilih menjadi anggota DPRD Surabaya hingga tiga kali berturut-turut.

Agoeng mengaku, dalam kontestasi pemilu 2024 dirinya tidak pernah memakai jasa konsultan politik, akan tetapi mengandalkan kinerja tim.

"Terus bagaimana strategi yang jelas saya tidak pernah pakai konsultan. Saya punya tim iya. Dan tim saya banyak sekali," tutur Agoeng saat dikonfirmasi, Minggu (17/3).

Bahkan lanjut Sekretaris Komisi C DPRD Kota Surabaya ini, dirinya juga menyiapkan ribuan saksi pada pelaksanan Pemilu 2024.

Semua saksi tersebut ungkap Agoeng, langsung di bawah garis koordinasi dengan dirinya.

"Saya kemarin (Pemilu 2024) siapkan 1030 saksi, saya pegang langsung berjalan di lapangan," papar Agoeng.

Selain itu tutur Agoeng, selama dua priode menjabat sebagai DPRD Surabaya, senantiasa turun ke lapangan menyerap aspirasi dan mencarikan solusi apa yang dikeluhkan oleh masyarakat.

Kendati demikian sebut Agoeng, turun ke lapangan bukan suatu modal utama pada Pemilu 2024. Namun finishing-nya harus bisa betul-betul menyenangkan hati masyarakat.

"Saya berpesan juga sama teman-teman saya di Partai Golkar, ketika kita jadi anggota DPR turun betul-betul real menjadi seorang Wakil Rakyat. Iya itu kita harus turun, itu pun bukan modal utama ternyata di pemilu 2024." urai Agoeng.

"Jadi harus turun memberikan atensi memberikan pendampingan di masyarakat. Tapi pasti diujungnya harus ada finishing-nya, harus bisa betul-betul mengena di masyarakat," beber Agoeng.

Agoeng menjelaskan, dia tidak pakai jasa konsultan karena sudah paham betul medan politik di daerah pemilihan (dapil) Surabaya IV.

"Saya tidak pernah pakai konsultan saya pegang sendiri, karena saya
tahu persis medan di Dapil 4, dimana wilayah itu betul-betul wilayah kami, punya kita. Tapi juga ada yang wilayahnya  sebenarnya itu macam-macam (beda karakteristik) gitu." demikian Agoeng Prasodjo.

Baca Juga: Prihatin Maraknya Judi Online, DPRD Minta Kepolisian dan Satpol PP Turun Tangan

Editor : Redaksi