"Kita sebagai muslim menyadari bahwa orang yang zalim itu hakikatnya zalim pada dirinya sendiri. Bullying seringkali dinormalisasi dan dianggap biasa, padahal i
Paiton
Tiga Tahun, Tiga Anugerah Bergengsi: UNUJA Berjaya di Panggung Riset, Abdims, dan Publikasi Nasional
“Penghargaan ini adalah buah dari ikhtiar bersama. Ini bukan hanya apresiasi, tetapi juga pengingat agar tridarma UNUJA terus memberi manfaat nyata bagi masyara
100 Abang Becak Probolinggo Terima Becak Listrik Gratis dari Presiden Prabowo
Bantuan becak listrik ini diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengemudi becak, meningkatkan pendapatan, serta mendukung pengembangan transportasi ramah ling
Kunci Pembuka Pintu Surga: KH. Moh. Zuhri Zaini Bongkar Tiga Golongan Pilihan dalam Kajian Riyadhus Sholihin
Paiton, Probolinggo, JatimUPdate.id– Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH. Moh. Zuhri Zaini, memberikan pencerahan mendalam mengenai
Deklarasi Strategis: Ponirin Mika Pimpin Jong Madura Probolinggo Raya Fokus Empat Pilar Pembangunan
"Inti dari semangat kami adalah kolaborasi dan kemitraan," ujar Ponirin, menyoroti pentingnya bekerja sama dengan pihak lain.
Gelar Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual
SDM Pondok pesantren banyak melahirkan karya. Untuk menyelamatkan karya itu perlu dibuat hak cipta agar tidak diakui oleh orang lain,” ujar H Thahiruddin
UNUJA Raih Akreditasi A untuk Perpustakaan dari Perpusnas RI
“Akreditasi A merupakan buah dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkaya koleksi, dan menerapkan teknologi informasi yang lebih modern,”
Nurul Jadid Gelar Seminar Internasional, Rumuskan Nilai Islam Universal untuk Pesantren Damai dan Inklusif
“Dunia pendidikan sedang menghadapi peristiwa yang kurang mengenakkan. Kita sering mendengar laporan bullying, entah di sekolah, di pesantren, bahkan kepada pen
Kiai Kholil Jadi Pahlawan Nasional: JongMa Probolinggo Siapkan Tasyakuran dan Kajian
Kajian akan menyoroti pergerakan, peran pendidikan, hingga dimensi tasawuf yang menjadi bagian penting dalam perjalanan intelektual beliau, KH Syaichona Mohamma
Jong Madura Probolinggo Desak Pemerintah Segera Hadir Selesaikan Konflik PT KEI
“Negara tidak boleh diam. Pemerintah pusat dan daerah harus segera turun ke Kangean untuk mendengarkan langsung aspirasi rakyat, bukan hanya laporan di atas mej