Catatan Berserakan Dwiki Setiyawan

Diva Seminar Forhati

Reporter : Redaksi
Laksana 8 mata penjuru angin, 8 foto bidikan jarak dekat ini hakikatnya tak perlu caption pun, sudah berbicara dengan sendirinya. Tersemat gestur dan mimik Ida Ismail Nasution di panggung seminar.


Oleh: Dwiki Setiyawan

Sekretaris Eksekutif Majelis Nasional KAHMI

Baca juga: MW KAHMI Sumut : Presidium Pilihan Solusi Kolektif Dalam Kebutuhan Kepemimpinan Transisi  

 

Jakarta, JatimUPdate.id - Tampil sebagai narasumber di acara Forum Alumni HMI Wati (Forhati), di aula KAHMI Center beberapa hari lalu, Ida Ismail Nasution fasih menguasai panggung. 

Di usianya yang tak lagi muda, Ida Ismail yang kelahiran Semarang 29 April 1945 itu, memukau  peserta yang hadir. 

Ida yang pendiri dan mide formateur kelahiran Korps HMI Wati (KOHATI) di Kongres VIII HMI Kota Solo 1966 ini, dengan gaya narasi impresif dan kekayaan pengalaman, mengupas tuntas topik "Kartini Sepanjang Hayat: Lansia Berdaya, Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif".

Dengan kata lain, Ida menekankan tentang kehidupan lansia bukan cuma apa yang terjadi, tapi bagaimana suasana, perasaan, dan pengalaman itu dirasakannya sendiri.

Ida Ismail dikenal di kalangan HMI, khususnya HMI Wati sebagai pencipta lagu dan lirik "Mars KOHATI". Beliau alumni IPB University Bogor, dan pernah menjadi dosen di almamaternya. 

Ia sudah cukup lama saya kenal. Pun dengan suaminya Duta Besar Nazaruddin E. Nasution yang mantan Sekjen PB HMI dekade 1960-an. 

Setiap kali jumpa dan saya abadikan momen ke dalam bidikan gambar, putri beliau: Ina Nasution, yang kini bermukim di Amerika Serikat, adalah orang pertama yang menerima foto-foto orang tuanya.

Itulah cara mengabari Ina Nasution yang juga alumni HMI sezaman dengan saya, bahwa kedua orang tuanya di Indonesia, sedang bersama beta dan baik-baik adanya. 

Baca juga: KAHMI Sidoarjo Resmi Dilantik, Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur

Catatan Redaksi JatimUPdate.id juga secara khusus mendapatkan narasi khusus dari penulis tentang teks dan foto

Narasi Impresif.

Baca juga: Progress Renovasi Graha Insan Cita (GIC) Depok

Laksana 8 mata penjuru angin, 8 foto bidikan jarak dekat ini hakikatnya tak perlu caption pun, sudah berbicara dengan sendirinya. Tersemat gestur dan mimik Ida Ismail Nasution di panggung seminar. Acara Forhati Nasional, di KAHMI Center.

Sedikit narasi di balik foto, saya tuangkan ke dalam catatan berserakan berikut.

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru