Bondowoso, JatimUpdate.id,– Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengajak Nahdlatul Ulama (NU) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Bondowoso yang religius, maju, dan sejahtera.
Baca juga: Pemkab Bondowoso Pertahankan Opini WTP ke-12 Berturut-turut dari BPK RI
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) XXIV Nahdlatul Ulama Bondowoso di Pondok Pesantren Nurul Ulum, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Minggu (31/5/2026).
Mengusung tema "Menguatkan Jam'iyah, Merawat Jamaah untuk Bondowoso Maslahat", Konfercab menjadi forum tertinggi organisasi NU di tingkat cabang untuk mengevaluasi kepengurusan, merumuskan arah organisasi, serta memilih kepemimpinan baru PCNU Bondowoso untuk lima tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Hamid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, jajaran pengurus PCNU, para kiai, ulama, dan keluarga besar Nahdlatul Ulama yang telah menyukseskan pelaksanaan Konfercab ke-24.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan keluarga besar Nahdlatul Ulama atas terselenggaranya Konfercab ini. Ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum penting untuk memperkuat peran NU dalam membangun masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Menurut Bupati Hamid, NU selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat.
Baca juga: KAUJE FEST 2026 Digelar di Jember, Dukungan dari Tapal Kuda Mulai Mengalir
Karena itu, ia menilai tema Konfercab yang diusung tahun ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Bondowoso yang menempatkan kemaslahatan masyarakat sebagai orientasi utama.
“NU telah membuktikan diri sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang konsisten menjaga harmoni, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan hadir memberikan solusi di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan NU harus terus diperkuat demi mewujudkan Bondowoso yang religius, maju, dan sejahtera,” katanya.
Bupati Hamid berharap seluruh rangkaian sidang pleno maupun sidang komisi dapat berlangsung secara demokratis, khidmat, dan menjunjung tinggi tradisi musyawarah yang menjadi ciri khas Nahdlatul Ulama.
Ia juga berharap Konfercab mampu melahirkan berbagai gagasan strategis dan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang selama ini menjadi pijakan NU.
Baca juga: KAUJE Siapkan Event Nasional di Bondowoso, Ribuan Peserta Ditarget Hadir pada KUJ Run 2026
“Semoga Konfercab ini menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, melahirkan kepengurusan yang amanah dan berintegritas, serta membawa Nahdlatul Ulama Bondowoso semakin kuat dalam mengawal kemaslahatan umat dan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Di hadapan ratusan peserta konferensi, Bupati Hamid kemudian secara resmi membuka Konfercab XXIV Nahdlatul Ulama Bondowoso dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Konfercab XXIV NU Bondowoso diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran jam'iyah dalam menjawab berbagai tantangan sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan yang dihadapi masyarakat Bondowoso ke depan. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat