Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menekankan pentingnya pengendalian banjir di Surabaya melalui tiga langkah terintegrasi.
"Pengelolaan sistem drainase harus ditingkatkan, termasuk normalisasi saluran dan penambahan tampungan air," kata Eri, Sabtu (14/12).
Baca juga: Bro Michael Usul Parkir Surabaya Dibayar Tahunan, Motor Rp100 Ribu
Langkah pertama, lanjut Eri, meningkatkan pengelolaan sistem drainase dengan memperbaiki saluran primer, sekunder, dan tersier serta memastikan saluran-saluran tersebut terhubung dengan baik.
"Ribuan saluran harus dimonitor secara rutin untuk meningkatkan kapasitas aliran air," tambahnya.
Baca juga: Dampak Kontrak Payung, Komisi C Sebut Progres Pembangunan Baru 30 Persen
Langkah kedua, menambah dan merawat tampungan air seperti waduk dan bozem. Eri menekankan pentingnya kolaborasi dengan pelaku usaha properti skala besar.
Langkah ketiga, kerja sama dengan pengelola daerah aliran sungai (DAS) seperti BBWS dan Perum Jasa Tirta. Contohnya, perbaikan tanggul Kali Jagir yang telah berjalan lancar.
Baca juga: Disorot Ketinggalan Pembangunan, Komisi C: Surabaya Sudah Cukup Masif
Untuk mengatasi banjir rob, Eri menyebutkan DPRD Surabaya telah berdiskusi dengan dinas dan akademisi ITS untuk mengkaji berbagai formulasi, termasuk pembangunan tanggul laut dan pengembangan mangrove sebagai tanggul laut alami.
"Pembangunan pompa dan pintu air yang menuju laut juga penting, terutama di Romokalisari, Sememi, dan Kalianak," demikian Eri Irawan. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat