Perkuat Literasi Media dan Libatkan Partisipasi Masyarakat Dewan Pers Apresiasi SMSI Jatim
Surabaya, JatimUPdate.id : Ada gagasan menarik dari Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, 2022-2025 agar kehidupan pers di Indonesia semakin sehat.
Baca Juga: Akhmad Munir : Dilema Industri Pers Saat Ini Seperti Kiasan Di Benci Tapi Dirindukan
Hal tersebut diungkapkan Agung saat menjadi pembicara focus group discussion (FGD) yang digelar SMSI Kediri Raya di IAIN Kediri, belum lama ini.
Salah satunya mengaktifkan keterlibatan masyarakat untuk mengecek langsung wartawan dan dari media mana yang hendak melakukan wawancara.
Dia mengungkapkan bahwa perlu dibuat semacam website ataupun aplikasi yang menampung member SMSI Jatim. Dengan begitu, warga bisa mengecek apakah wartawan tersebut anggota SMSI ataukah tidak.
"Perlu dibuat semacam website yang bisa mengecek langsung apakah wartawan yang mewawancarai benar benar konstituen dewan pers ataukah tidak," katanya.
Melalui cara ini, lanjut Agung, masyarakat turut membenahi iklim jurnalistik yang karut marut.
"Partisipasi masyarakat punya peran penting agar pers kita sehat," jelasnya.
Baca Juga: Dari "Kaleidiskop Media Massa 2025", Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
Agung mengatakan juga mengapresiasi kinerja SMSI Jatim yang aktif mengembangkan literasi media.
Cara-cara yang dilakukan SMSI Jatim perlu ditiru. "Perlu sekali pers ikut mencerdaskan publik dengan langkah-langkah konkret," jelasnya.
Sementara, Ketua SMSI Jatim Sokip mengungkapkan bahwa SMSI Jatim yang memiliki keanggotaan hampir 200 perusahaan pers di kabupaten/kota seluruh Jawa Timur, terus berupaya melakukan edukasi untuk peningkatan kualitas anggota, serta meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kami SMSI Jatim telah memiliki data semua anggota, sehingga jika ada pihak yang dirugikan bisa langsung mengeceknya,” ujar Sokip.
Baca Juga: Kaleidoskop Media Massa Indonesia 2025
Tak hanya itu, sebagai bukti keseriusannya, SMSI Jatim juga mengeluarkan sertifikat keanggotaan supaya memudahkan masyarakat mengetahui media tersebut anggota SMSI Jatim atau bukan.
“Tinggal diklik saja, jika ada tampilan sertifikat keanggotaan, berarti sudah resmi anggota SMSI Jatim,” ujar Sokip.
Selain itu, kata Sokip, jajaran pengurus segera mengadakan road show ke lembaga-lembaga pemerintah untuk memperkenalkan SMSI Jatim.
"Sehingga masyarakat terbangun kepercayaan, bahwa mereka benar-benar berhadapan dengan wartawan professional dan media yang dikelola dengan baik," tambah Sokip yang juga Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kerjasama ini.(roy/git)
Editor : Anggit Satriyo Nugroho