SIDOARJO - Suhu politik menjelang coblosan menghangat. Aksi black campaign atau kampanye hitam di Pilkada Kabupaten Sidoarjo mulai terasa.

Kampanye hitam  berusaha saling menjatuhkan calon bupati maupun wakil bupati. Istri Bambang Haryo Soekartono atau BHS, Asrilia Kurniati turut buka suara.

"Yaa kita pembalikan ke Allah aja lah. Kita malah asyik turun ke rakyat, mendengar aspirasi rakyat dan keluh kesah rakyat. Yang mau black campaign yooo monggo ae. Mungkin wes karaktere," kata Lia sapaan akrab Asrilia Kurniati kepada wartawan saat ditemui di kediaman, Sabtu (21/11/2020).

Bagi dia, black campaign dalam sebuah kontestasi politik memang sudah biasa. Wanita yang sejak tahun 2014 berkecimpung dii dunia politik, mendampingi suaminya, itu juga mengaku tak gentar dengan hal tersebut.

Lia mengaku sempat beberapa kali mendapatkan black, campaign melalui  media sosial.

"Ya pernah memang, di Facebook pernah, terus di media-media itu juga pernah," ungkapnya.

"Black campaign itu bisa di pidana, kalau negative campaign bisa dilawan dengan argumen. Saya sangat yakin masyarakat Sidoarjo adalah masyarakat yang bermartabat, jika memang ada yang melakukan black campaign pasti sudah sangat paham konsekuensinya," tambahnya..

Meski demikian, dia belum memiliki rencana untuk menempuh jalur hukum bagi pelaku kampanye hitam

"Aduh kalau saya sama bapak sih sebenarnya orangnya nggak pernah mau nyari masalah ya, Makanya bapak itu nggak pernah main Facebook, tapi kalau IG (Instagram) iya karena memang perlu ya, orang harus tahu kinerja dia seperti apa," jelasnya.

"Tapi Insyaallah orang yang melakukan black campaign dengan saya atau dengan bapak, semoga Allah akan mengampuni lah yaa," pungkasnya. (Reporter: M Niam)

Berita Terkait