Jakarta, JatimUPdate.id - Sejumlah aktivis asal Sumatra Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta, menuntut pengembalian
Indeks Berita
Bandara Kyai As’ad: Nama Besar, Amanah Besar
Kyai As’ad bukan tokoh biasa. Beliau bukan hanya kiai yang mengajarkan kitab di pesantren. Beliau adalah simbol keberpihakan. Simbol keadilan. Simbol kesalehan
Pengusaha Kos Tak Dilibatkan Formal, Raperda Hunian Layak Rawan Dipersoalkan
Surabaya, JatimUPdate.id -Pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ken Bimo Sultoni menilai langkah Panitia Khusus (Pansus) Raperda Hunian Layak
Libatkan Perempuan, Bawaslu Lamongan Gandeng Fatayat NU Awasi Pemilu
“Pengawasan Pemilu dan Pilkada membutuhkan partisipasi luas dari masyarakat. Melalui kerja sama dengan PC Fatayat NU Lamongan, kami ingin memperkuat pengawasan
Ansor Jatim Dukung Mentan Sita Beras Ilegal, Petani Harus Dilindungi
Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua GP Ansor Jatim Musyaffa Safril mendukung langkah Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, yang menyita 1.000 ton beras
Peringati Harjasda ke-167, Pemkab Sidoarjo Gelar Khitan Massal Gratis untuk 165 Anak
“Pemkab Sidoarjo berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Sidoarjo untuk menghadirkan layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Ainun Amalia.
Laskar Sasak Anugerahkan Gelar “Djero Pengkrakse Adhyaksa” kepada Kajati NTB
Laskar Sasak Anugerahkan Gelar “Djero Pengkrakse Adhyaksa” kepada Kajati NTB MATARAM – Organisasi masyarakat adat Laskar Sasak menganugerahkan gelar kehor
Ujian Kepercayaan Rupiah
Oleh : Salihudin Alumni Fak. Ekonomi Universitas Tadulako dan Pengurus ISEI Cabang Palu Palu, JatimUPdate.id - Angka Rp17.000 per dolar AS terasa se
Dari Lereng Gumitir ke Pasar Dunia
Nilai tambah lebih banyak dinikmati di luar desa. Situasi itu perlahan berubah ketika Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai membangun sistem usaha yang lebih r
Laskar Sasak Deklarasi Dukung Penuh, Gubernur NTB: Saya Terharu
Laskar Sasak keluarkan pernyataan sikap tegas dukung Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal. Kecam penghinaan dan fitnah, serukan pengawalan hukum dan persatuan daera