KAI Operasikan KA Pandawa Semarang-Solo-Yogyakarta Mulai 1 Desember 2026, Layani Dua Kali Sehari
Semarang, JatimUPdate.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan layanan kereta api baru yang menghubungkan Semarang, Solo, dan Yogyakarta secara langsung tanpa transit.
Kereta Api (KA) Pandawa dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Desember 2026 untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pengoperasian KA Pandawa tersebut bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026.
Kereta ini akan melayani perjalanan pulang pergi (PP) dengan dua kali keberangkatan setiap hari dari masing-masing stasiun pemberangkatan.
KA Pandawa menggunakan rangkaian enam kereta kelas eksekutif dengan kapasitas total 300 tempat duduk.
Kehadiran layanan ini diharapkan memberikan alternatif transportasi yang lebih praktis bagi masyarakat yang bepergian di antara tiga kota tersebut.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan KA Pandawa dari Stasiun Yogyakarta dijadwalkan berangkat pukul 10.50 WIB dengan nomor KA 282 dan pukul 18.35 WIB dengan nomor KA 342.
Dalam operasionalnya, kereta ini melayani pemberhentian utama di Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, dan Semarang Tawang. Khusus perjalanan malam, KA Pandawa juga berhenti di Stasiun Klaten.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan pemberlakuan GAPEKA 2026 turut meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.
Jumlah perjalanan kereta api meningkat dari sebelumnya 134 menjadi 150 perjalanan per hari.
Rinciannya, perjalanan kereta penumpang mencapai 108 perjalanan, terdiri dari 100 perjalanan reguler dan delapan perjalanan fakultatif. Adapun perjalanan kereta barang bertambah menjadi 42 perjalanan.
Selain menghadirkan KA Pandawa, GAPEKA 2026 juga membawa sejumlah perubahan pola operasi kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.
Salah satunya perubahan relasi KA Kedungsepur. Rute yang sebelumnya melayani Semarang Poncol–Ngrombo PP kini berubah menjadi Weleri–Ngrombo PP dengan frekuensi dua kali perjalanan sehari.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap jadwal keberangkatan sejumlah kereta.
KA Tawang Jaya Premium relasi Semarang–Pasarsenen kini berangkat lebih awal, yakni pukul 13.30 WIB dari sebelumnya pukul 14.15 WIB.
Sementara KA Kamandaka relasi Semarang–Purwokerto mengalami perubahan jadwal keberangkatan menjadi pukul 07.10 WIB dari sebelumnya pukul 06.00 WIB.
Di sisi lain, KAI menambah jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di Stasiun Tegal. Jika sebelumnya terdapat 76 perjalanan, kini meningkat menjadi 78 perjalanan.
Perubahan lainnya menyangkut penyederhanaan nomenklatur nama kereta api. KAI menghapus kata "Ekspres" dari sejumlah nama kereta, yakni KA Dharmawangsa, Blambangan, Banyubiru, dan Ambarawa.
KAI mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perubahan jadwal dan pola perjalanan yang berlaku dalam GAPEKA 2026 agar tidak keliru menentukan waktu keberangkatan maupun perjalanan lanjutan.
Tiket KA Pandawa dan kereta api lainnya dengan jadwal GAPEKA 2026 telah dapat dipesan sejak Minggu, 1 November 2026, melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi KAI.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat