Ayo Perkuat Ekonomi Digital Untuk Pemberdayaan Ekonomi Ummat

oleh : -
Ayo Perkuat Ekonomi Digital Untuk Pemberdayaan Ekonomi Ummat
Gubernur Khofifah hadiri Musyawarah Besar (Musbes) X Ikatan Santri Alumni Salafiyah Shafi'iyah (IKSASS) pada Kamis (9/6) sore. di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ibrahimy, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus Situbondo

SITUBONDO (Jatimupdate.id) - Ayo Perkuat Ekonomi Digital Untuk Pemberdayaan Ekonomi Ummat. Di hadapan ribuan alumni dan santri peserta Musyawarah Besar (Musbes) X Ikatan Santri Alumni Salafiyah Shafi'iyah (IKSASS) pada Kamis (9/6) sore. di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ibrahimy, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus Situbondo, Gubernur Khofifah menyampaikan program pemberdayaan ekonomi dengan penguatan ekonomi digital. Saat ini Pemprov Jatim kerjasama dengan Shopee melalui Kampus UMKM Shopee di Malang yang dapat dimanfaatkan oleh para alumni dan santri Ponpes Salafiyah Syafi'iyah yang tergabung dalam IKSASS secara gratis. Menurutnya, ini berkenaan dengan peran ekonomi pesantren dalam mewarnai peradaban dunia.

"Sekarang Pemprov Jatim bekerjasama dengan Shopee telah memiliki Kampus UMKM Shopee di Malang dan itu free atau gratis. Silakan IKSASS mengirimkan satu angkatan terdiri dari 40 orang yang akan menjalani pelatihan selama tiga bulan. Formatnya dengan menguatkan ekonomi digital berbasis UMKM," tutur Gubernur Khofifah seusai menghadiri pembukaan Mubes.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa di dalam program Kampus UMKM Shopee, nantinya para peserta mendapat berbagai macam pelatihan yang kurikulumnya telah disiapkan oleh Shopee.

Mulai dari pelatihan Business 101, cara memotret barang yang baik untuk tujuan digital market, hingga cara pemasaran Live Streaming yang semuanya diberikan secara gratis.

"Misalnya IKSASS akan mengirimkan tim, belajar proses pemasaran. Insya Allah selesai itu akan bisa masuk pada jaringan Shopee yang punya pasar di 38 negara di dunia," ujarnya.

Mengingat peran besar yang telah dilakukan oleh pesantren ini, maka dirinya juga meminta agar dilakukan pemetaan lebih lanjut mengenai potensi ekonomi pesantren khususnya oleh santri dan alumni Salafiyah Syafi'iyah.

"Kita lakukan pemetaan ekonomi pesantren dari titik mana. Sehingga kalau pesantren jadi Pagar NKRI, maka pesantren juga harus kuat di sektor ekonomi," tegasnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Gubernur Khofifah turut mengutip prediksi dari Jack Ma, founder Ali Baba, bahwa di tahun 2030 sebesar 99 persen pelaku UMKM dunia berbasis digital atau online. Sementara sebanyak 85 persen berbasis E-Commerce.

"Ini artinya, bisnis hari ini yang dijalankan sudah memiliki pondasi ekonomi masyarakat terutama bagi pelaku UMKM,"

Melihat perubahan bisnis digital yang semakin masif itu, gubernur perempuan pertama di Jatim itu berharap agar seluruh anggota IKSASS yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia bisa ikut ambil bagian memperkuat digital ekonomi.

"Saya yakin IKSASS memiliki potensi yang besar. Berdiri sejak tahun 1988, IKSASS terbukti terus tumbuh dan berkembang baik dari kuantitas maupun kualitasnya," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan rencana pembangunan Indonesia Islamic Science Park yang akan menjadi pusat studi terbesar di dunia. Kehadirannya diprediksi akan memperkuat basis umat Muslim di Indonesia.

"Saya ingin adanya IISP akan memperteguh eksistensi pembawa pesan Islam rahmatan lil alamin di dunia. Dan saya berharap peran para santri dan alumni Ponpes Salafiyah Shafi'iyah bisa turut memajukannya," tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'yah Sukorejo KHR. Ach Azaim Ibrahimy menyambut baik tawaran yang diberikan Gubernur Khofifah.

"Silakan usulan-usulan yang diberikan oleh Ibu Gubernur agar bisa dimasukkan dalam musyawarah," tuturnya.

Pihaknya meyakini para anggota IKSASS sangat cemerlang dan cerdas. Sehingga nantinya, musyawarah ke sepuluh ini bisa menghasilkan putusan-putusan yang terus membawa kebangkitan bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

"Kami merindukan bangkitnya para alumni seperti bangkitnya risalah Islam melalui tangan-tangan mulia nan dermawan," pungkasnya. (yah)

Gubernur Khofifah hadiri Musyawarah Besar (Musbes) X Ikatan Santri Alumni Salafiyah Shafi'iyah (IKSASS) pada Kamis (9/6) sore. di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ibrahimy, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus SitubondoGubernur Khofifah hadiri Musyawarah Besar (Musbes) X Ikatan Santri Alumni Salafiyah Shafi'iyah (IKSASS) pada Kamis (9/6) sore. di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ibrahimy, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus Situbondo