FGD dan Diseminasi Studi Proyek ITTO

Produk Olahan Kayu Jawa Timur Punya Potensi Untuk Perkuat Pasar Domestik

Reporter : -
Produk Olahan Kayu Jawa Timur Punya Potensi Untuk Perkuat Pasar Domestik
Suasana FGD dan Diseminasi Studi Proyek ITTO

Malang, JatimUPdate.id,- Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Hasil Studi Proyek ITTO (International tropical timber organization) PD 928/22 Rev.1(I) Lokus Jawa Timur, yang berlangsung di Ruang Balai Senat Lantai 6, Gedung Sentral Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2024.

Peluncuran FGD dan diseminasi Studi Proyek ITTO ini adalah upaya untuk mempelajari rantai pasok kayu di Provinsi Jawa Timur beserta tantangan pasarnya.

Baca Juga: UB Siap Kolaborasi Dengan KKP Implementasikan Ekonomi Biru

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Prof. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D. mengapresiasi dan mengatakan, FGD dan Diseminasi ini menggambarkan tekad dan peluang dalam menggali potensi perindustrian produk olahan kayu untuk memperkuat pasar domestik di Lokus Jawa Timur.

Menurut Dr. Sudarmalik, S.Hut., M.Si., sebenarnya produk kayu di Jawa Timur memiliki potensi besar dan ini menarik sekali. Karena pihak yang bisa mengembangkan produk olahan kayu dapat menunjang industri.

Dr. Rina Kristanti, S.Hut., M.Sc. selaku Project Coordinator dari proyek ITTO, mengatakan bahwa terdapat permasalahan dan tantangan terkait kebijakan sektor dalam integrasi, pemetaan belum sinkron, peran dari asosiasi, dan support dari pemerintah.
Menurutnya, proyek ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya edukasi publik terkait penggunaan kayu dan kebutuhan atau keinginan konsumen belum tersampaikan. Harapannya proyek ini dapat meningkatkan posisi pengembangan produk olahan kayu.
“Proyek ini juga relevan dengan 6 SDGs”, ujarnya.

Focus Group Discussion dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari perwakilan Sub Direktorat BPPHH KLHK, berbagai dinas provinsi Jawa Timur, perwakilan industri kayu, kalangan akademisi, dan mahasiswa yang sangat antusias dalam membahas industri kayu di Indonesia.

Kegiatan FGD diawali dengan pemberian materi dari berbagai narasumber terpercaya yaitu, Kepala Sub Direktorat Pemolaan Pengolahan Hasil Hutan, Direktorat Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan KLHK, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, serta Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur.

Baca Juga: Pemprov Jatim Raih UB Halal Award 2024

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan adanya diseminasi hasil kegiatan Proyek ITTO PD 928/22 Rev.1(I) lokus jawa timur yang memaparkan keadaan industri kayu di Jawa Timur.

Keterlibatan berbagai pihak dalam FGD ini memberikan suatu buah pemikiran dan ide-ide terkait potensi industri kehutanan yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan di sektor industri maupun kehutanan.

Keterikatan pihak-pihak dalam pengolahan kayu dari hulu hingga hilir memunculkan berbagai perspektif yang saling dikaitkan untuk memberikan satu pemikiran yang sama. Dr. Sudarmalik, S. Hut., M. Si. selaku Kepala Sub Direktorat PPHH KLHK mengatakan bahwa pembicaraan terkait pengolahan kayu dari hulu ke hilir dengan memahami arah kecenderungan pengolahan maupun pemasaran industri kayu, menjadi pembicaraan yang menarik.

Baca Juga: FMRM University Brawijaya Successfully Completed The Visiting Professor 2023 Program

Melalui kegiatan ini, diharapkan bahwa kemajuan industri kayu di Indonesia dapat dimulai dengan langkah awal dari para stakeholder yang bersama-sama berbagi informasi maupun pendapat mereka dalam perkembangan industri kayu dengan segala potensi dan kemampuan tiap pihak.(*)

 

Editor : Nasirudin