Surabaya, Jatim update.id - Ketua Forum Beda Tapi Mesra (FBM), Syuhada Endrayono, melakukan audiensi dengan Komisi D DPRD Surabaya untuk membahas isu lintas agama, budaya, dan sosial.
Syuhada menjelaskan, FBM berdiri sejak 2016 merupakan wadah komunikasi bagi berbagai kelompok lintas agama, suku, dan budaya.
Baca juga: Banjir Surabaya Perlu Langkah Terintegrasi, Eri Irawan: Drainase Berbasis Beton Tak Cukup
"Organisasi ini aktif mengadakan dialog nasional, ziarah religi, serta kegiatan sosial untuk memperkuat persatuan bangsa." kata Syuhada, Kamis (20/2)
Ia menyampaikan FBM juga akan pembangunan Taman Bhinneka Kreatif Center, sebuah pusat edukasi lintas agama dan budaya.
Menurutnya, Taman ini akan mencakup pustaka lintas agama, rumah adat dari berbagai suku, serta fasilitas urban farming dan UMKM.
Baca juga: Dewan Cecar Disbudporapar Soal Bantuan Pendidikan, Soroti Perubahan Kriteria dan Data Kemiskinan
"Taman Bhinneka Kreatif Center, akan menjadi pusat edukasi dan kebudayaan lintas agama. Taman ini dirancang sebagai simbol keberagaman dan toleransi, dengan berbagai fasilitas, seperti pustaka lintas agama, rumah adat dari sembilan suku di Indonesia, urban farming, serta area UMKM." tegasnya.
Pembina FBM, Hana menambahkan taman ini juga akan menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang kebangsaan dan persatuan.
Baca juga: Soroti Kasus TBC di Kota Pahlawan, Zuhro Dorong Penguatan Deteksi Dini
Selain itu, akan ada amphitheater sebagai panggung seni budaya yang menampilkan keunikan tradisi dari berbagai daerah.
"Kami ingin menjadikan Indonesia sebagai rumah bersama yang inklusif dan toleran. Taman Bineka adalah wujud nyata dari visi tersebut," demikian Hana. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman